Selain Waterpark, Nikmati Sensasi Angker di Wilayah Perairan ini !

Selain Waterpark maupun Kolam Renang, yakni Rawa – Danau – lalu Air Terjun – Sungai dan juga sebagainya terkadang sudah dianggap angker oleh beberapa orang yang diyakini percaya akan kemistisan. Walau demikian, tempat-tempat ini terkadang masih ramai juga untuk bisa dikunjungi oleh para wisatawan, meskipun sudah beredar dengan jelas adanya mitos yang menyeramkan di dalamnya. Nah bagi mereka yang telah menyebutkan adanya lokasi semacam itu yang angker, jadinya tak jarang mereka sudah sering sekali menuliskan pengalaman horor mereka melalui Media Sosial, lalu bisa membagikannya ke warganet, sampai dengan mampu menuliskan jalan cerita yang terperinci juga. Nah berikut ini dikutip langsung oleh Situs liputan6.com, dimana terdapat sensasi horor atau angker yang kalian temui pada wilayah perairan yang ada di bawah ini ! 

Wyoming – Air Terjun Yellowstone 

Jadi sekitar tahun 1870an, terdapat sekelompok lima laki-laki milisi Amerika dan pemandu mereka pergi untuk menjelajahi Ngarai Yellowstone. Nah penduduk Asli Amerika yang ada di daerah ini mencuri semua kuda mereka dalam waktu semalaman saja. 

Dari kelima milisi sudah mulai saja mengejar bagi para pelaku dan menyusul ketika suku itu mampu menyeberangi Sungai terdekat di Lower Falls. namun , rakit yang sudah dibangun oleh suku ini tidaklah cukup kuat untuk mampu melintasi arus air yang cukup kuat. 

Walau demikian, sebagian besar kuda sudah bisa diseberangkan. Nah laki-laki dan perempuan dari suku ini pun mendayung dengan sangat gelisah. Sementara itu, rakit sudah mulai perlahan-lahan tenggelam ketika sudah menuju ke air terjun. 

Disini mereka sudah mulai melantunkan lagu kematian ketika mereka sudah semakin dekat ke daerah tepi jurang air terjun. Diduga kuat bahwa, kelima penjelajah ini sudah mengangkat topi mereka dengan hormat ketika rakit tersebut tiba-tiba jatuh. Legenda juga sudah mengatakan, bahwa ada 2 elang yang terlihat terbang di atas lokasi jatuhnya rakit pada saat yang samaan. Sementara itu, pada hari ini ada beberapa pengunjung Yellowstone mengaku bahwa ketika mereka sedang berdiri di dekat air terjun, mereka juga bisa mendengar Suara-Suara seperti sedang melantunkan lagu kematian. 

Dallas – Danau White Rock 

Danau yang bernama White Rock ini sudah mulai beroperasi pada tahun 1911, dengan menyediakan adanya ruang untuk orang-orang yang mendaki – lalu bersepeda – melakukan piknik bersama – memancing dan mampu mengadakan Acara outdoor nantinya. Lokasi ini sudah menjadi taman Kota Dallas pada tahun 1929 silam. Namun secara Mitos sudah mengatakan, bahwa disana terdapat hantu wanita yang bergentayangan bernama Lady of the Lake yang seringkali menampakan diri di depan para pengunjungnya. 

Nah cerita langsung tentang Lady sudah dibawa balik ke era tahun 1930 an. Dimana kisah pertama ini di buat di blog pada tahun 1953 oleh Guy Malloy, yakni mantan direktur pameran untuk Neiman Marcus. Dirinya telah melaporkan bahwa sudah memberikan tumpangan di dekat danau ke seorang gadis muda yang pada saat itu, sudah membawa salah satu dagangannya dan telah mengaku bahwa mengalami kecelakaan mobil bersama pacarnya di dekat danau tersebut. 

Disini malloy kemudian memberikan jas Hujan, namun begitu mereka pergi ke alamat yang sudah diberikan oleh lady, tiba-tiba saja perempuan tersebut menghilang. Dan sejak adanya klaim tersebut, sudah mulai banyak bermunculan mengenai cerita tentang Lady, tetapi tetap pada versi yang berbeda-beda. Terkadang, Lady sudah mengenakan baju tidur serba putih pada lain waktu dengan menggunakan gaun pengantin. Disini para warganet pun ikut memberikan beberapa daur ulang atas alur cerita yang berbeda mengenai kronologi dari kematian Lady. seperti halnya Kecelakaan Perahu – lalu akibat Bunuh Diri atau sengaja dihabisi Nyawanya oleh orang lain. 

Yang tidak dibedakan dari cerita ini yakni dimana sudah dilaporkan bawha, kerap kali Lady ini berdiri di Jalan Dekat Danay White Rock pada waktu malam hari. Memberikan Isyarat kepada para pengendara mobil yang mana lewat agar diberikan tumpangan. Selain daripada itu, Lady juga lebih suka untuk duduk di bagian kursi belakang, sebab baju yang dikenakannya basah. Dan di sepanjang perjalanan, lady tidak akan berbicara sepatah katapun dan dirinya hanya bisa Menangis dan menangis saja. Dan ketika sudah sampai di alamat yang diberikan olehnya, Lady langsung menghilang atau langsung melompat keluar dari Mobil. Dan disini mereka yang menghubungi pemilik rumah sekarang ii akan mengetahui bahwa sosok dari Lady ini memiliki hunian tersebut sebelumnya yang telah tenggelam bertahun-tahun lamanya. 

Bermain di Kolam Setan Australia 

Dalam kurun waktu 60 tahun terakhir ini, tidak kurang sudah ada 15 orang telah dilaporkan bahwa meregang nyawanya di Devil’s Pool atau kami artikan menjadi Kolam Setan yang berada di Australia. Legenda juga sudah menyebutkan bahwa, cinta terlarang ini menjadi penyebab utamanya. Nah kisah bermula mengenai seorang wanita muda yang berasal dari suku Yidindji dengan nama Oolana. Kemudian gadis  muda ini menikah dengan seorang Penatua terhormat dari sukunya yakni Waroonoo. 

Nah beberapa bulan setelah mereka menikah dan resmi sudah menjadi istri orang, Oolana ini justru tertarik dan jatuh cinta dengan laki-laki yang memiliki nama Dyga selaku suku tetangga dirinya ini. Nah hubungan gelap mereka akhirnya tertangkap basah oleh sang suami. Dan disini Oolana serta Dyga bisa melarikan diri ke lembah, Waroonoo dan pasukannya pada akhirnya mengejar. 

Agar bisa terhindar dari sergapan suaminya, Oolana akhirnya menekatkan diri untuk menceburkan dirinya ke danau yang ada disana. Dan dirinya lantas berteriak ke Dyga untuk bisa mengikutinya dengan melakukan hal yang serupa. Namun sesudahnya, legenda yang ada tidak menceritakan apa yang terjadi dengan kedua orang tersebut. Oolana dikisahkan sudah menghilang di antara batu-batu besar dan juga Arus air yang deras. Semenjak kejadian kasus meregang nyawanya seseorang, maka mulai dipasang rambu-rambu peringatan yang dipasang di danau tersebut untuk bisa menjatuhkan para pengunjungnya. Turis yang mengabaikan aturan ini konon sering mendengar tangisan Oolana yang merintih dan sering memanggil kekasih terlarangnya tersebut. 

Nuansa Angker di Sungai Saco Maine 

Sungai Saco yang berada di Maine ini sudah mengalir sekitar 50 Mil dari Lovewell Pond ke kawasan Saco bay di Samudra Atlantik. Nah pada tahun 1675, 3 orang kulit putih sudah mengarungi Sungai dengan perahu kayu biasa. Mereka tiba-tiba melihat adanya seorang wanita Asli Amerika di sebuah sampan dengan bayi laki-lakinya yang menangis keras. Nah di satu sisi, Kondisi dari ketiga bayi tersebut sedang mabuk dan pada akhirnya nekat untuk melakukan tindakan kejam. 

Mereka sudah merebut orok tersebut dari gendongan ibunya dan sudah melemparkannya ke sungai, sebab mereka sudah meyakini Mitos yang berbunyi bahwa bayi pribumi ini bisa saja berenang meski umurnya masih beberapa bulan. Dengan mengetahui aksi jahat dari 3 pria itu, maka sang ibu bayi ini akhirnya menyelam demi bisa menyelamatkan buah hatinya. Beruntung bisa diselamatkan meski kini putranya sudah meninggal seminggu kemudian. 

Tanpa diketahui 3 kulit putih tersebut, ternyata tak lain dan tak bukan adalah ayah korban yakni seorang kepala suku setempat. Dirinya juga sudah mengutuk daerah perairan di sepanjang jalan Sungai Saco. selain itu, dirinya juga sudah meminta para penunggu sungai untuk bisa mengklaim adanya kehidupan siapapun, lelaki 3 Kulit Putih yang berani ke Saco di setiap tahunnya. 

Jadi kalau dikasih tawaran nih, mau coba bermain ke tempat ini atau menaiki perosotan tinggi yang ada di dalam Waterpark itu sendiri ?